Semarang — Peristiwa kebakaran sepeda motor di SPBU Jalan Sriwijaya, Kota Semarang, yang sempat menjadi perhatian, akhirnya diselesaikan secara damai. Pihak SPBU bersama Pertamina menyatakan bertanggung jawab dan memberikan santunan kepada pemilik kendaraan.
Pertemuan silaturahmi sekaligus mediasi digelar pada Minggu sore (5/4) di lokasi SPBU. Hadir dalam pertemuan tersebut petugas dari Polsek Candisari, pemilik motor Chiko Relisviano (20), warga Krobokan, Semarang Barat, serta perwakilan dari pihak SPBU dan Pertamina.
Diketahui, insiden motor terbakar terjadi pada Jumat sore sebelumnya. Kejadian tersebut sempat menimbulkan kekecewaan dari pihak korban, terutama terkait respons awal petugas SPBU.
Chiko menyampaikan bahwa dirinya telah mengikhlaskan kejadian tersebut. Ia mengaku telah berkomunikasi dengan orang tuanya dan diminta untuk menerima musibah ini dengan lapang dada.
“Saya sebenarnya tidak berniat memviralkan kejadian ini. Hanya sempat kecewa karena saat itu petugas SPBU tidak langsung membantu menggunakan APAR dan harus melapor ke manajer terlebih dahulu. Tapi saya anggap ini musibah,” ujarnya.
Meski demikian, Chiko mengapresiasi itikad baik pihak SPBU dan Pertamina yang telah menemuinya secara langsung, menyampaikan permohonan maaf, serta memberikan bentuk tanggung jawab.
Manajer SPBU, Jufriyanto, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi. Ia menegaskan bahwa pihaknya bertanggung jawab dan telah memberikan tali asih kepada korban sebagai bentuk kepedulian.
Dengan adanya mediasi ini, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dan berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.
Posting Komentar
Posting Komentar