JAKARTA — Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk pekerja kembali menjadi sorotan di awal tahun 2026. Banyak pekerja bertanya apakah BSU 2026 akan cair, berapa besar bantuannya, serta bagaimana cara mengecek status penerima BSU. Hingga saat ini, kepastian pencairan BSU 2026 belum diumumkan secara resmi oleh pemerintah
✅ Status BSU 2026: Belum Ada Keputusan Resmi
Hingga awal Januari 2026, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan BPJS Ketenagakerjaan belum merilis pengumuman resmi mengenai pencairan BSU untuk tahun anggaran 2026. Semua informasi yang beredar di media sosial atau pesan berantai masih bersifat spekulatif dan belum bisa dijadikan patokan resmi. Media Indonesia+1
Program BSU sendiri merupakan bantuan tunai yang biasanya diberikan kepada pekerja berpenghasilan rendah untuk membantu daya beli di tengah tekanan inflasi atau kondisi ekonomi yang menantang. Namun, kelanjutan program ini sangat tergantung pada kebijakan fiskal dan alokasi anggaran dalam APBN 2026. tvOne News
Besaran Bantuan BSU yang Pernah Ada
Pada tahun 2025, BSU diberikan dalam bentuk bantuan tunai senilai Rp600.000, yang merupakan gabungan bantuan selama dua bulan (misalnya Rp300.000 per bulan). Nilai ini bisa menjadi referensi jika pemerintah memutuskan melanjutkan program tersebut di 2026. Namun hingga kini belum ada konfirmasi resmi. Dealls
Syarat Dasar Penerima BSU (Referensi dari Program Sebelumnya)
Walaupun syarat resmi BSU 2026 belum ditetapkan, pekerja bisa mulai mempersiapkan diri dengan mengacu pada kriteria yang pernah digunakan sebelumnya:
✅ Warga Negara Indonesia (WNI)
✅ Terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan
✅ Memiliki NIK valid
✅ Bukan PNS, TNI, atau Polri
✅ Memiliki upah di bawah batas tertentu (misalnya kurang dari Upah Minimum Provinsi/Kabupaten/Kota)
Catatan: Kriteria resmi bisa berubah jika pemerintah memutuskan melanjutkan program tahun 2026.
📌 Cara Cek Status Penerima BSU (Jika Program Dibuka)
Jika nantinya pemerintah resmi membuka BSU 2026, berikut beberapa cara yang biasanya digunakan untuk pengecekan status penerima:
1. Situs Resmi Kemnaker
-
Kunjungi portal resmi Kementerian Ketenagakerjaan.
-
Masukkan NIK dan data yang diminta.
-
Sistem akan menampilkan status penerimaan jika Anda terdaftar
2. Aplikasi JMO (Jamsostek Mobile)
-
Unduh aplikasi JMO di smartphone.
-
Login dengan akun BPJS Ketenagakerjaan.
-
Cek menu yang relevan seperti “Cek Status BSU” atau “Kartu Digital”.
3. Platform Penyalur Lain (Jika Direkomendasikan)
Beberapa sumber juga menyebut bahwa layanan seperti PosPay bisa digunakan untuk mengecek status bila terintegrasi dengan penyaluran BSU melalui Pos Indonesia.
⚠️ Peringatan Hoaks & Tips Keamanan
Hingga kini belum ada portal pendaftaran mandiri untuk BSU 2026. Masyarakat diimbau:
🚫 Tidak membayar biaya apapun untuk pendaftaran BSU.
🚫 Tidak klik link mencurigakan yang meminta data sensitif (nama lengkap + nomor rekening + nomor HP).
✔️ Selalu cek melalui situs resmi Kemnaker, BPJS Ketenagakerjaan, atau kanal pemerintah yang sah. PPID Diskominfo Jateng
🔎 Kesimpulan Utama
-
Kepastian BSU 2026 belum diumumkan secara resmi pemerintah.
-
Besaran dan jadwal pencairan masih belum jelas dan tergantung keputusan resmi.
-
Pekerja dapat mulai menyiapkan persyaratan seperti memastikan BPJS Ketenagakerjaan aktif & data NIK valid.
-
Selalu cek laporan resmi Kemnaker & BPJS Ketenagakerjaan untuk informasi terbaru guna menghindari hoaks.
Sumber:
• MetroTVNews – Apakah BSU 2026 akan Cair? Cek Fakta Terbaru dan Cara Mengeceknya – https://www.metrotvnews.com/read/b3JC5Zlp-apakah-bsu-2026-akan-cair-cek-fakta-terbaru-dan-cara-mengeceknya https://www.metrotvnews.com

Posting Komentar
Posting Komentar